-->

Tutorial 7 Trik Jualan Online Bagi Pemula agar Cepat Laku

Tutorial 7 Trik Jualan Online Bagi Pemula agar Cepat Laku

Tutorial 7 Trik Jualan Online Bagi Pemula agar Cepat Laku 

CentriumSquare - Sejak pandemi, aktivitas banyak orang sedikit terganggu. Namun, sepertinya kita harus bersyukur dengan era digital ini. Meski aktivitas normal terhambat, belanja online atau belanja online tetap bisa dilakukan.

Mulai dari belanja kebutuhan sehari-hari hingga jajan untuk iseng setelah dibayar, semuanya bisa Anda lakukan kapan saja dan di mana saja melalui perangkat elektronik Anda.

Oleh karena itu, tidak heran jika bisnis online semakin banyak bermunculan. Dengan modal yang lebih sedikit dan keuntungan yang lebih terjamin, jualan online sepertinya menggiurkan.

Eittss.. tapi jangan langsung terlena dengan kata 'untung' ya. Yuk, cari tahu cara jualan online agar cepat laku dan pembeli kejar!

Trik Jualan Online Bagi Pemula 

1. Cari tahu apa yang dibutuhkan pasar, jangan hanya mengikuti tren

Sebelum berjualan online, sangat penting untuk mengetahui kebutuhan pasar atau target pasar untuk bisnis Anda. Misalnya, Anda menjual pakaian wanita dengan target pembeli berusia antara 25-34 tahun dan berpenghasilan sekitar Rp 5 juta.

Setelah itu, ternyata ada tren pakaian terbaru yang bermunculan di internet. Anda juga membuat produk yang populer dan menjualnya dengan harga yang jauh lebih mahal dari harga rata-rata produk yang Anda jual. Untuk Mencari Trend Bisa Dengan Menggunakan Google Trend, Tool ini gratis bisa diakses pemula.

Banyak orang mungkin tidak membeli produk premium ini karena belum tentu sesuai dengan target pasarnya, belum tentu membutuhkan, dan belum tentu memiliki harga yang pantas karena lebih mahal dari biasanya.

Untuk menghindarinya, Anda harus memperhatikan konsistensi produk bisnis Anda dan melakukan riset agar Anda bisa lebih mengetahui apa yang dibutuhkan pelanggan Anda.

2. Pastikan produk Anda memiliki nilai unik

Ini adalah cara kedua untuk berjualan online agar cepat laku. Setelah mengetahui apa yang dibutuhkan pelanggan, mungkin produk yang dijual sudah memiliki pendahulu atau pesaing. Jadi, tentunya Anda harus memiliki unique value yang ingin Anda jual kepada pelanggan, bukan? Berikut beberapa contohnya:

Jika pelanggan membeli produk perawatan kulit senilai Rp 500.000, Anda akan mendapatkan sheet mask secara gratis.

Jual sepatu online gratis.

Jual aksesoris handphone tampered glass gratis.

Kopi yang Anda sajikan berasal dari petani lokal yang Anda berdayakan sehingga mereka berdua bisa mendapatkan penghasilan.

Menu Anda dibuat dengan tanaman yang langsung ditanam dan dipelihara, sehingga dijamin segar dan berkualitas tinggi.

Beli makanan minimal Rp 200.000, dapatkan gratis satu menu khusus untuk pengantaran.

3. Buat toko online

Setelah Anda yakin dengan keunikan produk, buat toko online Anda. Putuskan platform mana yang ingin Anda gunakan, lalu gunakan semua fiturnya untuk mendorong bisnis Anda menuju kesuksesan. Anda bisa membuat website sendiri, website toko online dengan GoStore, atau mungkin sesederhana berjualan online di media sosial.

Di platform online, pastikan untuk menyertakan daftar produk beserta foto, deskripsi, harga, dan ulasan pelanggannya.

4. Buat deskripsi produk yang menarik

Meski terlihat mudah, ternyata tidak mudah. Anda harus berpikir tentang memilih kata-kata untuk membuat produk Anda menjual beberapa kali. Beberapa kata yang bisa Anda gunakan untuk mensukseskan bisnis Anda adalah eksklusif, spesial, diskon, gratis, dan masih banyak lagi.

Jika Anda memiliki modal lebih, memiliki copywriter untuk bisnis Anda bisa menjadi investasi yang akan membuat Anda untung dalam waktu singkat. Bagaimana, tertarik mencoba cara jualan online supaya cepat laku buat newbie ini?

5. Aktif di media sosial

Jika target pasar Anda adalah individu yang berusia antara 18-34 tahun, Anda harus menggunakan media sosial sebagai repertoar bisnis karena pada kenyataannya, hingga 95% pengguna media sosial adalah orang-orang dalam kelompok usia ini.

Peningkatan interaksi dengan pelanggan Anda dapat membangun hubungan yang lebih kuat untuk mempertahankan loyalitas mereka. Untuk membuat konten yang relevan dengan target pasar Anda, pastikan Anda melakukan riset audiens terlebih dahulu, tentukan tujuan yang ingin Anda capai, tentukan proses dan metrik riset pemasaran yang sesuai, dan lakukan riset pesaing.

Mengetahui hal ini, Anda dapat membuat konten yang menarik, memutuskan kapan memuat konten yang tepat, memanfaatkan fitur periklanan, dan juga mengevaluasi strategi pemasaran media sosial Anda.

6. Buat promosi

Pelanggan mana, sih, yang tidak suka promosi? Promosi dapat membantu bisnis Anda menjadi pusat minat konsumen, meningkatkan transaksi dan omset bisnis, memperkuat hubungan dan loyalitas dengan pelanggan.

Faktanya, 91% individu mulai mengunjungi bisnis baru setelah mereka mengetahui tentang promosi yang mereka tawarkan. Mungkin Anda juga salah satu dari individu tersebut?

Baca juga: Soft selling Cara Promosi yang Tepat, Ini Contohnya

7. Pahami datanya

Cara berjualan online agar cepat laku Ini sangat penting untuk bisnis. Soal data, meski membosankan, menjalankan perusahaan tanpa memikirkan data bisa berujung pada hasil yang kurang memuaskan.

Dengan banyaknya pesaing dalam bisnis online, Anda harus mempelajari semua data tentang bisnis Anda, pesaing Anda dan juga ekonomi secara umum. Pada dasarnya, membaca data dapat membantu Anda memutuskan strategi masa depan Anda.

Di mana Anda bisa mendapatkan data ini? Selain Google Analytics untuk memantau kinerja situs web, Anda juga dapat melihat laporan penjualan Anda. Cari tahu produk mana yang paling laku/paling laris, kapan jam tersibuk di toko Anda, pembayaran apa yang paling sering digunakan, dll.